Bahan yang diangkut oleh sungai terdiri atas material halus yang
melayang dan material kasar berupa bongkahan batu yang menggelinding di
dasar sungai. Sungai mengalir dalam tiga tingkatan, yaitu bagian
atas/hulu, tengah, dan bagian bawah/hilir. Aliran bagian atas atau hulu
sungai ditandai dengan lembah berbentuk V yang disebut sungai muda.
Banyak mata air ditemukan di daerah ini. Erosi yang intensif
menghasilkan lembah curam, jurang, dan air terjun.
Aliran sungai bagian tengah ditandai dengan bentuk lembah U
disebut sungai dewasa. Banyak terdapat anak-anak sungai yang menambah
jumlah material yang harus diangkut ke hilir. Di wilayah ini banyak
terdapat daerah sisa erosi dan secara perlahan mengakibatkan sungai
mulai berkelok-kelok. Aliran bagian bawah ditandai dengan lembah daerah
yang datar disebut sungai tua. Terdapat beban yang sangat besar berupa
material hasil erosi yang sangat banyak yang diendapkan di kiri-kanan
aliran sungai dan kelokan-kelokan sungai membentuk dataran. Aliran
sungai sangat perlahan melalui dataran banjir yang diendapkan di muara
sungai disebut delta. Material hasil erosi yang lebih halus terbawa
sampai laut yang akhirnya mengendap di dasar laut berupa lempeng ke arah
laut yang akhirnya mengendap membentuk delta.
nah ini ni sungai yang paling indah di dunia
Sungai Rio Tinto, Spanyol
Emang sih, sungai yang mengalir di sepanjang selatan sampai barat
daya Spanyol secara sepintas nampak unik karena warna merah
kekuningannya. Tapi tahukah kamu, travelers, kecantikan sungai ini
justru bisa mematikan karena menandakan tingkat keasaman yang tinggi dan
besi yang larut dalam air.
Ironisnya, warna indah mematikan Sungai Rio Tinto diakibatkan oleh potensi sumber daya mineral di dalamnya. Kekayaan mineral ini telah dieksplorasi oleh bangsa Yunani, Romawi, Moor, Funisia dan Visigoth sejak 3000 SM sebagai bahan baku membuat uang logam, peralatan perang, peralatan rumah tangga, dan banyak lagi. Aktivitas pertambangan selama ribuan tahun meningkatkan konsentrasi logam berat di Sungai Rio Tinto dan kerusakan lingkungan yang makin parah. Pertambangan itu ditutup di tahun 2001 dan dikabarkan akan dibuka kembali di tahun 2010. Tapi masalah pembebasan lahan dan protes dari masyarakat peduli lingkungan hidup membuat pihak pengelola terpaksa harus menunda rencana itu.
Sungai Seine, Prancis
Ini sungai cantik yang cocok buat kamu penyuka suasana glamor
perkotaan. Kota Paris mendunia berkat arsitektur era klasik dan tata
kotanya yang menawan, dan Sungai Seine ini adalah salah satu di antara
sekian banyak faktor penyebab keindahan Kota Paris sulit ditandingi
kota-kota besar lain di dunia.
Sungai Seine mengalir sepanjang 776 km dari mata air Source Seine di timur laut Prancis, tepatnya di sebuah daerah yang dinamakan Langres Plateau. Sungai yang bermuara di Kanal Inggris ini sekaligus menjadi semacam sarana transportasi alternatif selain jalan raya dan juga obyek wisata yang menjadi incaran banyak wisatawan. Naik kapal pesiar keliling Sungai Seine, ngopi di kafe terapung, atau sekedar jalan-jalan di sepanjang tepiannya adalah beberapa aktivitas favorit yang dijamin bakal mengusir galau kamu jauh-jauh.
Sungai Cano Cristales
Sungai Cano Cristales yang terletak di daerah selatan Bogota ini memiliki formasi geologi bebatuan yang kaya sedimen dan lumut. Itu membuat penampakannya terlihat indah dan sangat pantas untuk diabadikan dengan kamera digital.
Apabila suatu hari kamu berkunjung ke Kolombia, maka jangan lupa untuk menyempatkan diri untuk menikmati pesona keindahan salah satu sungai tercantik di dunia ini.
Tak hanya warna sungainya yang menjadi daya tarik sungai terindah di dunia ini, akan tetapi juga air segar dan alam yang masih murni membuatnya makin cantik.
Berikut ini adalah beberapa penampakan sungai Cano Cristales yang lainnya,
Warna air yang terlihat berbeda tersebut disebabkan oleh adanya tanaman air endemik yang dikenal dengan nama Macarenia Clavigera. Ketika jumlah volume air sungai pas dan pancaran sinar matahari yang tepat maka akan memicu warna – warna indah, seolah – olah air tersebut memiliki warna yang berbeda.
Namun, pemandangan indah tersebut tak bisa dinikmati setiap waktu. Antara bulan Juni dan Desember atau peralihan musim penghujan ke kemarau baru kamu bisa menyaksikan fenomena unik tersebut. Hal itu karena pada dua musim tersebut ganggang Macarenia Clavigera mendapatkan cahaya dan air yang cukup untuk menciptakan warna yang indah.
foto : radiga.com
Ironisnya, warna indah mematikan Sungai Rio Tinto diakibatkan oleh potensi sumber daya mineral di dalamnya. Kekayaan mineral ini telah dieksplorasi oleh bangsa Yunani, Romawi, Moor, Funisia dan Visigoth sejak 3000 SM sebagai bahan baku membuat uang logam, peralatan perang, peralatan rumah tangga, dan banyak lagi. Aktivitas pertambangan selama ribuan tahun meningkatkan konsentrasi logam berat di Sungai Rio Tinto dan kerusakan lingkungan yang makin parah. Pertambangan itu ditutup di tahun 2001 dan dikabarkan akan dibuka kembali di tahun 2010. Tapi masalah pembebasan lahan dan protes dari masyarakat peduli lingkungan hidup membuat pihak pengelola terpaksa harus menunda rencana itu.
Sungai Seine, Prancis
foto : mrwallpaper.com
Sungai Seine mengalir sepanjang 776 km dari mata air Source Seine di timur laut Prancis, tepatnya di sebuah daerah yang dinamakan Langres Plateau. Sungai yang bermuara di Kanal Inggris ini sekaligus menjadi semacam sarana transportasi alternatif selain jalan raya dan juga obyek wisata yang menjadi incaran banyak wisatawan. Naik kapal pesiar keliling Sungai Seine, ngopi di kafe terapung, atau sekedar jalan-jalan di sepanjang tepiannya adalah beberapa aktivitas favorit yang dijamin bakal mengusir galau kamu jauh-jauh.
Sungai Cano Cristales
Sungai Cano Cristales yang terletak di daerah selatan Bogota ini memiliki formasi geologi bebatuan yang kaya sedimen dan lumut. Itu membuat penampakannya terlihat indah dan sangat pantas untuk diabadikan dengan kamera digital.
Apabila suatu hari kamu berkunjung ke Kolombia, maka jangan lupa untuk menyempatkan diri untuk menikmati pesona keindahan salah satu sungai tercantik di dunia ini.
Tak hanya warna sungainya yang menjadi daya tarik sungai terindah di dunia ini, akan tetapi juga air segar dan alam yang masih murni membuatnya makin cantik.
Berikut ini adalah beberapa penampakan sungai Cano Cristales yang lainnya,
Warna air yang terlihat berbeda tersebut disebabkan oleh adanya tanaman air endemik yang dikenal dengan nama Macarenia Clavigera. Ketika jumlah volume air sungai pas dan pancaran sinar matahari yang tepat maka akan memicu warna – warna indah, seolah – olah air tersebut memiliki warna yang berbeda.
Namun, pemandangan indah tersebut tak bisa dinikmati setiap waktu. Antara bulan Juni dan Desember atau peralihan musim penghujan ke kemarau baru kamu bisa menyaksikan fenomena unik tersebut. Hal itu karena pada dua musim tersebut ganggang Macarenia Clavigera mendapatkan cahaya dan air yang cukup untuk menciptakan warna yang indah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar